Jumat 26 April 2019, Ketua Prodi Magister HKI Pascasarjana UIN Mataram, Dr Hj. Teti Indrawati P., M. Hum. bersama tim auditor halal LPPOM MUI NTB, yakni Hj. Rauhun , S.E., Drs. H. Mustamiuddin Ibrahim, S. H. dan Eka, S.TP. melaksanakan audit halal pada PT. Mataram Pusaka Abadi.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya perlindungan bagi konsumen muslim di NTB untuk memperoleh produk pangan halal. Pelaku usaha wajib memiliki sertifikat PIRT/ layak sehat sebagai bukti produknya tayib dari Kantor Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Setelah itu pelaku usaha dapat mengajukan sertifikasi halal pada MUI NTB.

Lembaga Pengkajian Pangan Obat dan Kosmetika (LPPOM) merupakan salah satu badan otonom MUI yang menyelenggarakan program sosialisasi dan edukasi produk halal bagi konsumen muslim, serta audit produk halal bagi pelaku usaha. Teknologi pangan telah berkembang sangat pesat, sehingga klaim halal tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh pelaku usaha. Setiap produk yang beredar di Indonesia harus diaudit oleh Lembaga Pemeriksa Halal dan hasilnya difatwakan oleh MUI.

Oleh karena itu, komitmen pelaku usaha untuk memproduksi produk halal di NTB perlu disosialisasikan, dijaga dan terus ditingkatkan. Auditor halal LPPOM MUI bertugas memeriksa dan menyaksikan Pelaku usaha menerapkan kewajiban 11 kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH) berdasarkan Halal Asuranse System ( HAS 23000):

  1. Kebijakan halal
  2. Tim mabahemen halal
  3. Pelatihan dan edukasi halal
  4. Bahan
  5. Produk
  6. Fasilitas produksi
  7. Prosedur tertulis aktivitas kritis
  8. Kemampuan telusur
  9. Penanganan produk yang tidak memenuhi kriteria
  10. Audit internal
  11. Kaji Ulang manajemen.

Keterlibatan Ketua Prodi Magister HKI merupakan satu bentuk pengabdian masyarakat dengan menjadi Pengurus dan Auditor Halal LPPOM MUI NTB periode 2016-2020. Hal ini sejalah dengan imlementasi salah satu bidang kajian Hukum Perlindungan Konsumen Muslim.

Pelaku Usaha yang diaudit kali ini adalah pabrik Roti Jordan di Kediri Lombok Barat. Perusahaan ini telah melakukan 3x perpanjangan Sertifikasi Halal. Menurut Yuli Setiawati Manager PT. Mataram Pusaka Abadi, setiap hari pabriknya memproduksi 100.000 potong roti aneka rasa dan dipasarkan di seluruh wilayah Lombok. Guna memenuhi kepentingan konsumen Muslim, Yuli memastikan seluruh bahan, sarana, dan proses memenuhi standar halal MUI. Selain itu pelatihan halal internal juga dilaksanakan secara rutin bagi tenaga kerja pabrik yang mayoritas perempuan (Teti).