Acara buka bersama (Bukber) yang diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2019 bertempat di rumah Dinas Kapolda NTB dihadiri oleh Toga Toma, seluruh Bupati dan Wakil Gubernur NTB.

Acara bukber tersebut bertema “Ramadlan Sebagai Momentum Perbaikan Diri” dibuka oleh Wakil Guburner NTB, kemudian setelah itu acara tersebut disambut dengan kajian romadlan yang disampaikan oleh Bapak Dr. KH. Zaidi Abdad, M.Ag. beliau adalah salah satu dosen Ekonomi Syari’ah, adapun inti ceramah  yang bisa kita petik dari beliau adalah “bahwa puasa ramadlan  menjadi sarana bagi manusia untuk mendapat rahmat dan ampunan. Jika 10 hari pertama  Allah menebar rahmat, tentu yang akan mendapatkannya adalah  manusia yang serius untuk melaksanakan kebaikan. dalam agama ada istilah rahmat dan istidraj. jika Allah ridha kepada seseorang akan pemberian-Nya, pasti akan berujung kebaikan, dikasih harta ya untuk kebaikan, jabatan ya untuk membangun kebaikan dan menciptakan kedamaian, di kasih anak ya jadi anak yang shalih, dikasih kesehatan ya untuk ibadah begitu serusnya, tapi jika pemberian Allah itu digunkan melakukan hal-hal yang  tidak baik, dikasih jabatan malah korupsi, pongah tidak ingat orang lain, bahkan untuk melakukan tindakan yang menentang syariah atau dalam konteks berbangsa melakukan makar itulah jadi istidraj, kenikmatan yang membawa sengsara. Dengan demikian orang dapat rahmat di 10 hari pertama maka dia akan nendapat pengmpunan di 10 hari ke 2, begitu seterusnya”.

Adapun tujuan yang paling utama dari tema di atas adalah untuk seluruh manusia bukan muslimin saja. karena al-Qur’an tidak bicara tentang tauhid, ibadah, hukum dll. Tapi juga berbicara tentang insaniyah /kemanusiaan.